Rabu, 06 Juli 2011

~Cara menyempurnakan Solat Sunat Taubat~

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*​¨*•♫♫•*¨*•.¸¸ﷲ
(¯`v´¯)ღ☆ღ♥ بِسْــــــــــ............ــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ღ☆ღ

`·.¸.·``(´'`v......´'`) ♥ السلام عليكم ورحمة الله و بركاته ♥ღ☆ღ
.¸.•´¸.•*
(•..♥
♥ .:|:. ♥ .:|♥ .:|♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥ .:|:. ♥ .:|:. ♥ .:|:.
Mencari Mardhotillah (keredhaan Allah) https://www.facebook.com/pages/Mencari-M​ardhotillah-keredhaan-Allah/163700407022​984

,¤¤*¨*ღ☆,¤¤*¨*ღ☆Syukron jiddan aidan,¤¤*¨*ღ☆

♥*ღ☆**ღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღ☆ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*¨

ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*¨*ღ☆ღ*♥*ღ☆ღ,¤¤*♥ღ☆ღ,¤¤*♥ღ☆ღ,¤​¤*♥ღ☆ღ,¤¤*♥.
Cara-Cara Solat Sunat Taubat
ALLAH swt sentiasa memerintahkan kita supaya bertaubat, sebagaimana firman-Nya yang bermaksud: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar.” (At-Tahrim: 8.)

Allah telah membuka pintu harapan kepada hamba-hambaNya: “Katakanlah; wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampunkan dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)


Syarat-syarat taubat :

1. Ikhlas ingin bertaubat
2. Tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu lagi
3. Menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan
4. Harus mempunyai tekad di dalam hati tidak akan melakukan dosa itu untuk selama-lamanya
5. Dikerjakan sebelum ajal tiba

Jika salah satu syarat tidak dipenuhi, maka taubat yang dilakukan itu tidaklah sah. Jika dosa berkaitan dengan manusia yang lain, maka syaratnya ditambah lagi, iaitu harus dapat membebaskan diri dari hak orang yang berkaitan. Contohnya jika hal itu berbentuk harta, harus dikembalikan. Jika berbentuk hukuman, ia harus menyerahkan diri mohon dimaafkan. Jika hal berupa cacian dan sebagainya, maka ia harus memohon keredhaannya.



Waktu melaksanakan taubat :

Taubat tidak boleh diundur-undur atau ditunda. Kerana jika demikian ia sangat berbahaya bagi hati manusia. Jika tidak segera menyucikan diri sedikit demi sedikit, maka pengaruh dosa itu akan bertompok-tompok, dan akhirnya akan merosakkan hati sehingga tertutup dari cahaya kebenaran.

Di antara penyebab yang akan membangkitkan jiwa bertaubat seseorang itu adalah jiwa yang selalu mengingati hari kematian dan hidup bersendirian di dalam kubur. Kata-kata mati adalah sesuatu yang sangat menakutkan kebanyakan manusia. Mati beerti berpisah dengan segala yang disayangi atau dicintai. Hari terputusnya segala nikmat. Sedangkan berpisah sebentar sahaja dengan anak atau isteri, dapat mengalirkan air mata kesedihan, apa lagi berpisah untuk selamanya.

Firman Allah: “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati pula.” (Az-Zumar: 30)

Di samping mengingat tentang azab penderitaan yang bakal dihadapi oleh orang-orang yang berdosa mengingat kenikmatan syurga yang bakal ditempati oleh orang-orang yang soleh juga akan dapat membangkitkan keinginan jiwa untuk melakukan taubat dengan segera.


Cara melaksanakan solat taubat :

Cara melaksanakan solat taubat ini sama dengan solat biasa, iaitu setelah berwuduk dengan sempurna, lalu berdiri di tempat yang suci, menghadap kiblat;

* Waktu di lakukan – bila-bila masa merasa telah berbuat dosa (kecuali waktu makruh tahrim utk melakukan solat)*. Sebaik-baiknya 2/3 malam (pukul 2 pagi ke atas), semasa Qiyamullail
* Lafaz niat: “Sahaja aku mengerjakan solat sunat taubat dua rakaat kerana Allah Ta’ala.” (Cukup di dalam hati, ada perbahasan ulama’ tentang lafaz niat dlm ibadah – sila rujuk kpd pakar feqah)
* Rakaat pertama membaca (disunatkan membaca doa Iftitah) kemudian surah Al-Fatihah. Selepas itu mana2 ayat atau surah dalam al-Quran.
* Rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah. Selepas itu mana2 ayat atau surah dalam al-Quran.
* Semasa sujud akhir rakaat kedua, ucapkanlah Doa Nabi Yunus sebanyak 40 kali (bersungguh-sungguh di dalam hati memohon keampunan dari Allah Ta’ala),

Ertinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau Ya Allah, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”

* Selepas salam, perbanyakkan istighfar,

Ertinya: Ampunilah hamba Ya Allah. Tuhan yang Maha Agung. Tiada Tuhan yang lain melainkan hanya Engkau. Dialah Tuhan yang Maha Hidup lagi Maha Perkasa dan hamba bertaubat kepada Engkau ya Allah.

* dan berdoa dengan Penghulu Istighfar,

Ertinya: “Ya, Allah Engkaulah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku. Sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di dalam genggaman-Mu dan di dalam perjanjian setia ( beriman dan taat ) kepada-Mu sekuat mampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah ku lakukan. Aku mengakui atas segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada ku dan aku mengaku segala dosaku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Sumber rujukan: Solat Taubat (Panduan Penjernihan Jiwa)Muhammad Isa Selamat

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

Senin, 27 Juni 2011

*~ - KISAH NYATA ISLAMI(KALA HIDAYAH MENGETUK HATI)-~*


Kisah nyata pasien penderita penyakit komplikasi(Prostat cancer,jantung,Diabetis,Ginjal dan darah tinggi) yang menerima Hidayah_Nya dengan cara_Nya.
Seseorang yang sangat dekat dalam kehidupanku.Semoga ada ibrah yang bisa diambil.


Langkah kakiku makin panjang dan tubuhku makin mengigil…jalanan sudah mulai sepi karna semua org lebih memilih tinggal di rumah daripada tetap berada di luar…
Apalagi ada signal Thyphon no 8 sehabis magrib yang artinya ada badai besar hingga dilarang berada di luaran..
Namun diriku harus tetap menapaki jalan2x tsb yang entah sdh puluhan kali kulewati bahkan ratusan kali hanya tuk menemui seseorang disana.

“Maafkan saya datang terlambat.Bagaimana keadaanmu hari ini?’’sapaku
Tak ada jawaban…
Dia hanya tersenyum sekilas dan kembali menatap jendela dengan tatapan kesedihan

“Aku kangen salju, Ndrea…Kangen Nigel untuk menjelajahi hamparan salju..Menaklukan bongkahan2x ice yang membeku…spt dulu
hmm…tapi sptnya tidak mungkin…Waktuku makin dekat….

Kuraih tangannya dan kuyakinkan bahwa masih ada harapan untuknya..Namun gelengan kepalanya menegaskan bahwa dia sudah pasrah dgn apapun yang akan terjadi kepadanya…

Salju….Hamparan putih..bongkahan ice…England…Nigel…Orchard..
Andaikan Hkg selalu turun salju saat musim dingin…
akan kubawakan butiran2x salju untuknya…tiap hari…tiap saat..untuk membuatnya tersenyum dan mata birunya bersinar ceria serta menantangnya untuk kembali berselancar dalam hamparan putih seperti yang kami lakukan di tempat Nigel..

Andaikan salju ada disini…ingin rasanya kubenamkan segala rasa sakitnya…menuntun tangannya seraya meyakinkannya bahwa dia masih mampu melawan mereka yang menggerogotinya…
Menghadapi hidupnya tanpa rasa takut dan sakit…

“Saya sudah menghubungi Orchard…mungkin 4 hari lagi baru tiba di hkg…ada meeting di Macau…kita harus menunggu Orchard…”kataku memecah kesunyian..

“kenapa harus nunggu Orchard?Kapan dia berangkat dari Francissnya?”

“Karena dia satu2xnya ahli warismu…pihak RS membutuhkan persetujuannya…Menurut istrinya Pia…Orchard sudah berangkat 3 hari yang lalu…”

“Kau juga bisa menandatanganinya…kau anakku juga…”

“Tapi Orchard lebih berhak..lagi pula menurut Islam kedudukan anak kandung lebih tinggi dibanding anak angkat..Kita harus nunggu Orchard...istirahatlah…jangan terlalu banyak pikiran…sepulang dines..saya akan menemanimu disini…Menginap disini..
Tolong maafkan kalau saya harus pergi sekarang…

Dia hanya mengangguk…tatapan mata birunya sungguh menusuk hatiku…
Ya Allah…jangan biarkan dia pergi secepatnya…beri dia kekuatan..

“Ndre..jangan lupa bawa tas yang dari Silvio.Kuharap kau akan mengerti…

“Oke..tapi tolong..jangan berputus asa tentang hidup ini…Harus yakin untuk sembuh…saya janji akan membawamu menemui Nigelmu dan bermain salju sepuasmu itu jika dirimu sembuh.
Seringlah berdo’a kepada Tuhan-mu..

Lagi2x hanya sebuah senyuman sbg jawaban…Dengan langkah bimbang kutinggalkan dirinya yang masih duduk terpaku menatap jendela..
--------------
“Ndre…bisakah kau hubungin Orchard agar datang secepatnya?Kami harus secepatnya bertindak…hari ini…saat ini,Ndre..!Atau mungkin kau berikan tanda tanganmu sbg persetujuanmu agar kami bertindak cepat…”suara dr.Calvin terdengar gugup

“Maaf Calvin…saya tak bisa memberikan tanda tanganku.Tunggulah Orchard…4 hari lagi dia datang ke Hkg.Tapi saya akan coba memaksanya untuk datang secepatnya.

“Bisakah kuminta no Orchard?Tolong pahami…kami harus bertindak cepat.Jantungnya mulai lemah dan kadar insulin melonjak tinggi..Ginjalnya sudah tak mampu lagi bekerja dgn baik.Ada pendarahan hebat juga.
Ndre.tolong berikan tanda tanganmu..Orchard pasti mengerti akan tindakanmu…”

“Saya akan segera ke tempatmu,Calvin.Mungkin sekitar 1 jam-an lagi. Saya masih ada 3 pasien lagi…”
Baru saja kututup telp 3 menit yang lalu..tiba2 berdering lagi
“Ndre..”suara di ujung telp sangat sangat panik..
“Sebenarnya ada apa Calvin?
“Papamu coma!”
“What???????????

Tubuhku terpaku memandang sesosok tubuh yang dipenuhi mesin2x di ruang ICU.Ada rasa pedih menggeliat dalam hatiku menyaksikan orang yang sangat kucintai,kuhormati dan kukagumi terbujur kaku tak berdayaMasih terngiang ucapan mereka jika dalam 24 jam tubuh itu tak bangun..maka kecil kemungkinan untuk terselamatkan…

Papa…
Bisakah kau rasakan kehadiranku?
Aku ada disampingmu…mengelus tanganmu dan rambutmu
Kuingin kau tahu bahwa kau tak sendirian…ada aku..


Papa…
Masih ingatkah obrolan kita?
cerita2x indah dan kenangan yang tak mungkin terlupakan..
Tentang salju…tentang Yusuf yang kau kagumi…tentang adzan yang sering menggetarkan hatimu..dan kisah2x Islam lainnya?
Juga tentang Sara yang ingin engkau jadikan sebagai bidadarimu.
Kuingin kau rasakan kehangatan cinta dan kebahagian
Melupakan sejenak rasa sakitmu yang makin kejam menyiksamu..


Papa…
Bangunlah…bukalah matamu…
Please…Papa…
Katakan bahwa ini hanya mimpi buruk..
Katakan bahwa ini bukan caramu berpisah denganku…
Bukankah dirimu sudah berjanji mau belajar mengaji kepadaku?
Bukankah janjimu mau bersyahadat jika berhasil melewati Prostat cancermu?
Bukankah kau ingin seperti Nabi Yusuf AS…yang tampan dan berhati mulia dan senantiasa dekat dengan_Nya?
Papa…
kuingin kau penuhi janjimu…
Dan akan kupenuhi juga janjiku kpdamu..
Ayo gerakan matamu…atur nafasmu
Berjuanglah…Kuyakin engkau mampu..
Bukankah engkau dulu seorang Knight yang gagah berani menumpas musuh2xmu
Bukankah engkau juga ingin menjadi Knight Islam?
Please papa…bangunlah…

-------------
“Maafkan kami Ndre…tidak bisa menyelamatkannya..Mungkin ini cara terbaik Tuhan untuknya agar dia tidak akan kesakitan lagi.
Lihatlah…wajahnya tersenyum seolah gembira menyambut_Nya!”

“Mungkin ini salahku juga Calvin terlambat memberikan persetujuanku malah menunggu Orchard yang tak ada kabar kepastiannya datang ke Hkg.Andaikan aku menandatanganinya…mungkin sebuah operasi masih bisa menyelamatkannya”

“jangan salahkan dirimu semua sudah kehendak_Nya.Walau kita berbeda keyakinan…namun kucoba mengerti alasanmu mengingat posisimu dan Orchard berbeda menurut aturan Islam-mu

“Ya..aku harus menghargai Orchard..dia yang paling berhak .Tahukah Calvin…tadinya kumasih berharap ada keajaiban..Aku seolah tak percaya..seolah mimpi buruk.Rasanya nggak adil..Aku merasakan rasa sakit yang terkoyak kehilangan dia.Aku ingin dia selamanya mendampingi hidupku..

“Saya mengerti Ndre dan ikut berduka.Tapi cobalah untuk menerimanya sebagai takdir Tuhan.Kita sudah berusaha Ndre..
Oya Ndre…ada hal yang ingin kuberitahu detik2x papamu menjelang koma.Begitu juga dgn wasiatnya

:Ceritakan semuanya Calvin,please..!

Mungkin sebaiknya kau hubungi dokter Meywa..

“Kenapa harus dgn dr.Meywa?Beliau kan bagian kandungan?Sungguh saya tidak mengerti,Calvin!”

“Karena dr.Meywa seorang muslimah sama sepertimu dan papamu membutuhkannya saat itu.Kau tak bisa kuhubungi katanya sedang sibuk dgn pasien dan tempatmu sangat jauh dari sini.Aku sungguh tak mengerti dengan bahasa yang papamu ucapkan ataupun dr.Meywa.
jadi hubungi dia dan tanyakan semuanya.Asal kau tahu Ndre,sewaktu papamu ke toilet..Papamu mencabuti semua kabel2x yang terpasang di tubuhnya hingga kami kehilangan control pelacak dirinya..Katanya sangat tersiksa dgn semua alat diteksi tsb dan ingin meninggal yang wajar. Sepertinya papamu sudah mempersiapkan kematiannya…

Kematian…
sebuah kata sederhana namun maknanya sangat dalam…
semua makhluk akan kembali kepada_Nya..Menunaikan tugas dunia dan mengawalinya kehidupan akhirat…

Kematian…
Seringkali dirimu ucapkan berbagai keinginan jika kematian merenggutmu…
Akh…bagaimana kusanggup membakar tubuhmu dan menaburkan abu jenazahmu ke hamparan lautan?
Bagaimana mungkin kubangun mushola dihamparan salju dikampung halamanmu?
Bagaimana mungkin kuambil alih semua yang menjadi hak Orchard?
akh…rasanya berat memenuhi semua permintaanmu itu Papa..

“Ndrea…saya tak tahu harus darimana memulainya.Saya masih shock..terharu campur bahagia.Subhanallah Ndrea…saya sungguh tidak menyangkanya…”suara dr.Meywa sangat hati-hati.
“Tolong ceritakan semuanya apa yg terjadi sebelum beliau coma,ya ukhty Meywa”

“Papamu mencarimu.Beliau ingin mengikrarkan diri menjadi mualaf.Calvin memintaku tuk membimbingnya karena hanya saya dokter moslem yang kebetulan berdines.

“Apa?Apakah saya tak salah dengar?Beliau masuk Islam?

“Ya Ndrea…Beliau dgn fasih mengucapkan 2 kalimat Syahadat.Dan yang lebih mengejutkanku..beliau hapal diluar kepala surat Yusuf. Rupanya selama ini diam2x beliau mempelajari Islam namun tak ada keberanian untuk mengikrarkannya.Beliau penuhi janjinya untukmu…menjadi mualaf jika kau berhasil menyembuhkan kankernya.
Beliau beramanat agar kau mempelajari isi tas hitam yang berasal dari Mr.Silvio.”penjelasan Meywa membuat tubuhku bergetar kaget.

“Oh My God…I don’t believe it…But why he didn’t tell me?of course I am very happy that he’s moslem now..!”mataku mulai berair karena terharu.

“Semula saya juga bingung Ndrea..tapi itulah yang terjadi…tahukah Ndrea,beliau pergi ke toilet untuk berwudhu..katanya ingin menunggumu belajar sholat magrib karena kau janji mau menemaninya bermalam di RS.Tapi beliau keburu coma…

“Subhanallah…sungguh saya tak menyangka.Benar..saya berjanji mau menginap malam ini karena kutahu kondisinya makin buruk.Tapi kepergiannya terlalu cepat bagiku…

“Ndrea…ingatlah tidak seorang pun akan luput dari kematian, karena “kematian adalah risiko hidup.” Bukankah Al-Quran menyatakan bahwa, Setiap jiwa akan merasakan kematian?” (QS Ali ‘Imran [3]: 183)
“Kami tidak menganugerahkan hidup abadi untuk seorang manusiapun sebelum kamu. Apakah jika kamu meninggal dunia mereka akan kekal abadi? (QS Al-Anbiya’ [21]: 34)


____________
Andrea anakku..
Benar julukanmu kalau Papamu ini sangat lihai menyembunyikan sesuatu.Nada humormu yang menjuluki mantan Knight tak pernah menyakitkanku tapi justru itulah yang membantuku menyembunyikannya.
Papamu sering menyerang keyakinanmu dengan dalil2x keyakinanku..hingga kadang2x warna merah wajahmu yang ditahan karena jengkel.Dan senyum kemenangan selalu papa pamerkan kepadamu…

Namun ketahuilah Nak…semakin kita berdebat tentang keyakinan kita masing2x..semakin tertariklah papamu pada Islam.
Dan yang perlu dirimu ketahui…hati papa mulai tersentak untuk menerima islam kala dirimu bercerita tentang makna al qur’an yang terkandung dalam surat Yusuf.
Subhanallah..begitu hebatnya pengaruh surat Yusuf dalam jiwaku hingga papa merasa malu kepada diri sendiri dan terutama kepada Zat yang telah menciptakan kita.

Ingatkah saat dirimu uring-uringan kehilangan beberapa buku Islammu?
bahkan al qur’an kesayanganmu pemberian sahabatmu?
Sebenarnya Papalah yang sengaja mengambilnya tapi lupa mengembalikannya.Papa juga malu mengakui kepadamu kalau Papa tertarik kpd Islam.

Andrea…masih ingatkah Silvio dari Hamilton?Ternyata diapun seorang mualaf dengan nama Mustafa sbg nama Islamnya.
Hanya Silvio yang mengetahui tentang kegiatan papamu soal Islam.
Silvio juga yang membantu papa mempelajari al qur’an dan hal2x tentang Islam.Namun papamu tak ada keberanian untuk mengikrarkan diri secara sah.Papamu justru menantangmu untuk membantu menyembuhkan penyakit papa. Ternyata ego Papa masih sangat tinggi.
Please forgive me…

Andrea…
Islam itu ternyata sangat indah…kedamaian begitu merasuk jiwa mana kala keikhlasan bersemayam dihati…
Dan itu papa rasakan. Nak…

Berbagilah dengan Orchard…kau berhak mendapatkannya.Tapi ingatlah Nak...beramal baiklah yang banyak.Harta tidak akan menemani kala kita menemui_Nya namun amalan baiklah yang akan menolong kita kelak.Hubungi Silvio
Always love you
Papa Lewis

Ya Allah…ternyata selama ini diriku sangat teledor tak pernah tahu siapa Beliau dan apa yang dilakukannya.ternyata diriku tertipu oleh penampilannya…tapi mungkin diriku terlalu sibuk sendiri dan tak peka terhadapnya…
kenapa diriku tak pernah menyadari dibalik cibiran dan debatnya terhadap Islam ternyata sekedar pancingan untuk mempelajari Islam yang sesungguhnya??????…
-----------------------------------------------
My dear Papa… You are my entire world,
And I miss you very much.
I wish I could feel your loveable cuddle,
And your soft and gentle touch.

When it's time for you to leave
It will be hard for me to believe
I hope you will feel my last touch
My Papa, I will miss you so much


If I have to say goodbye
All I will do is cry
Watching you go
My heart will ache with sorrow


My Dear Papa..
You will always be in my heart and thoughts,
You are My dear Papa and best friend.
Always and Forever,
Our hearts will always touch.
Always and Forever,
Your daugther loves you so much


Shatin,April 2011
Andrealica Nhordeeniz(Wind Wickham)

Mengenang almarhum Papaku
DAVID LEWIS WICKHAM

60 Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa


60 Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa
( Ummu zidan Al Fathi II )

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang....

Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.
Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama yang sangat penting bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam syurga kenikmatan, hidup kekal di dalamnya, tidak keluar selama-lamanya.


Di dalam risalah yang sederhana ini kami sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadis-hadis yg sahih. Kita rmohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang hak selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.



1. TAUBAT
"Barangsiapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya" HR. Muslim. "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima taubat seorang hamba selama ruh belum sampai ketenggorokan".

2. KELUAR UNTUK MENUNTUT ILMU
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, nescaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju syurga"( HR. Muslim ).

3. SENANTIASA MENGINGATI ALLAH
"Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: "Tentu", lalu beliau bersabda: ( Zikir kepada Allah Ta`ala )" HR. At Turmidzi.

4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN
"Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya" HR. Bukhari.

5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH
"Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun" HR. Muslim.

6. MENGAJAK YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR.
"Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman" HR. Muslim.

7. MEMBACA AL QUR`AN
"Bacalah Al Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya" HR. Muslim.

8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya" HR. Bukhari.

9. MENYEBARKAN SALAM
"Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah salam" HR. Muslim.

10. MENCINTAI KERANA ALLAH
"Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ((Di manakah orang-orang yang mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku))" HR. Muslim.

11. MELAWAT ORANG SAKIT
"Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga" HR. Tirmidzi.

12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG
"Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat" HR. Muslim.

13. MENUTUP AIB ORANG LAIN
"Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat" HR. Muslim.

14. MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI
"Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: "Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya"
HR. Bukhari dan HR. Muslim.

15. BERAKHLAK YANG BAIK
"Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab: "Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik" HR. Tirmidzi.

16. JUJUR
"Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga" HR. Bukhari.

17. MENAHAN MARAH
"Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai" HR. Tirmidzi.

18. MEMBACA DO`A PENUTUP MAJLIS
"Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a:
(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut" HR. Tirmidzi.

19. SABAR
"Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya" HR. Bukhari.

20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA
"Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka...! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: (Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk surga)" HR. Muslim.

21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN
"Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah" dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata: Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka" HR. Bukhari.

22. MENANGGUNG BEBAN HIDUP ANAK YATIM
"Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini," seraya beliau menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.HR. Bukhari.

23. WUDHU`
"Barangsiapa yang berwudhu`, kemudian ia memperbagus wudhu`nya maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya" HR. Muslim.

24. BERSYAHADAT SETELAH BERWUDHU`
Barangsiapa berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan:
(Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci)," maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki" HR. Muslim.

25. MENGUCAPKAN DO`A SETELAH AZAN
"Barangsiapa mengucapkan do`a ketika ia mendengar seruan azan:
Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat"HR. Bukhari.

26. MEMBANGUN MASJID
"Barangsiapa membangun masjid karena mengharapkan keridhaan Allah maka dibangunkan baginya yang serupa di surga" HR. Bukhari.

27. BERSIWAK
"Seandainya saya tidak mempersulit umatku niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap shalat" HR. Bukhari dan HR. Muslim.

28. BERANGKAT KE MASJID
"Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau sore" HR. Bukhari dan HR. Muslim,.

29. SHALAT LIMA WAKTU
"Tiada seorang muslim kedatangan waktu shalat fardhu kemudian ia memperbagus wudhu`nya, kekhusyu`annya dan ruku`nya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak dilanggar suatu dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa" HR. Muslim.

30. SHALAT SUBUH DAN ASHAR
"Barangsiapa shalat pada dua waktu pagi dan sore (subuh dan ashar) maka ia masuk surga" HR. Bukhari.

31. SHALAT JUM`AT
"Barangsiapa berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari" HR. Muslim.

32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUM`AT
"Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri shalat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia akan dikabulkan permohonannya"HR. Bukhari dan HR. Muslim.

33. MENGIRINGI SHALAT FARDHU DENGAN SHALAT SUNNAT RAWATIB

"Tiada seorang hamba muslim shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai shalat sunnat selain shalat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga" HR. Muslim.
34. SHALAT 2 (DUA) RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA

"Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhu` dengan sempurna kemudian berdiri melakukan shalat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya" HR. Abu Daud.
35. SHALAT MALAM

"Shalat yang paling afdhal setelah shalat fardhu adalah shalat malam"
HR. Muslim.

36. SHALAT DHUHA
"Setiap persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat dhuha" HR. Muslim.

37. SHALAWAT KEPADA NABI SAW
"Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10 kali" HR. Muslim.

38. PUASA
"Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena puasa itu dari neraka selama 70 tahun" HR. Bukhari.

39. PUASA 3 (TIGA) HARI PADA SETIAP BULAN
"Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa"
HR. Bukhari dan HR. Muslim.

40. PUASA 60 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL
"Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa"
HR. Muslim.

41. PUASA `ARAFAT
"Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang" HR. Muslim.

42. PUASA `ASYURA
"Dan dengan puasa hari `Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya" HR. Muslim.

43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA
"Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun" HR. Tirmidzi.

44. SHALAT DI MALAM LAILATUL QADR
"Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"HR. Bukhari Juz. IV/No. 221 dan HR. Muslim.

45. SEDEKAH
"Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
HR. Tirmidzi.

46. HAJI DAN UMRAH
"Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga" HR. Muslim.

47. BERAMAL SHALIH PADA 10 HARI BULAN DZULHIJJAH
"Tiada hari-hari, beramal shalih pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: "Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda: "Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apapun" HR. Bukhari.

48. JIHAD DI JALAN ALLAH
"Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya" HR. Bukhari.

49. INFAQ DI JALAN ALLAH
"Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga) termasuk ikut berperang" HR. Bukhari dan HR. Muslim.

50. MENYEMBAYANGKANI MAYAT DAN MENGIRINGI JENAZAH
"Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai dishalatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan: "Apakah dua qirat itu?", beliau menjawab: (Seperti dua gunung besar)" HR. Bukhari.

51. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN
"Siapa yang menjamin bagiku "sesuatu" antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya surga" HR. Bukhari dan HR. Muslim.

52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI HAMDIH
"Barangsiapa mengucapkan: (LAA ILAHA ILLALLAH) sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai sore. Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya". Dan beliau bersabda: "Barangsiapa mengucapkan: (SUBHANALLAH WA BI HAMDIH) satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan" HR. Bukhari dan HR. Muslim.

53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN
"Saya telah melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang" HR. Muslim.

54. MENDIDIK DAN MENGASIHI ANAK PEREMPUAN
"Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga" HR. Ahmad dengan sanad yang baik.

55. BERBUAT BAIK KEPADA HAIWAN
"Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam syurga" HR. Bukhari.

57. MENINGGALKAN PERDEBATAN
"Aku adalah pemimpin rumah di tengah syurga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya"HR. Abu Daud.

58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN
(Mahukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata: "Tentu wahai Rasulullah", maka beliau bersabda: "Nabi itu di syurga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah maka ia di surga") Hadits hasan, riwayat At-Thabrani.

59. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA
"Apabila seorang perempuan menjaga shalatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta mentaati suaminya maka ia akan masuk syurga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki" HR. Ibnu Hibban, hadits shahih.

60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN
"Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apapun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk syurga" Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan.

Penghalang Hidayah


Penghalang Hidayah
oleh : Ummu zidan Al Fathi II

Menurut Alquran, ada tiga faktor umum penyebab ketergelinciran manusia pada keburukan. Tiga hal inilah yang menghalangi manusia mendapatkan hidayah atau keuntungan spiritual.

Pertama adalah HAWA NAFSU (NAFSU AMARAH). Menuruti semua keinginan dan memenuhinya tanpa pertimbangan akal dan tidak memperhitungkan dampak serta pengaruhnya terhadap kebahagiaan dan kesengsaraan manusia. Menuruti insting seperti itu berarti menuruti kecenderungan hewani (bahimiyah).

Pertarungan melawan gejolak hawa nafsu adalah perjuangan besar. Pertarungan ini secara terus-menerus berlangsung di dalam diri kita. Dan, seringkali nafsu amarah ini mampu menundukkan dan mengendalikan manusia. Mawlawi dalam sebuah syairnya mengisyaratkan, ”Nafsu tidak ubahnya ular, dia baru diam, tatkala telah penuh kesedihan.”

Kedua, adalah DUNIA. Sikap dan pandangan keliru manusia terhadap dunia merupakan salah satu faktor penyimpangan manusia. Menjadikan dunia sebagai tujuan akhir, seraya melalaikan kebahagiaan abadi dan kehidupan akhirat.

Dunia menipu dan menyibukkan manusia. Jika manusia tenggelam di dalam dunia, maka dia tidak ubahnya seperti orang yang menyelam di lautan kehinaan dan kelemahan, dia akan terus menyelam waktu demi waktu hingga akhirnya sampai pada kematian. Dia tidak ubahnya seperti ulat sutra yang memintal benang di sekelilingnya hingga akhirnya mati tercekik.

Firman Allah SWT, ”Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu dan janganlah sekali-kali syaitan yang pandai menipu memperdayakan kamu tentang Allah (QS Fathir [35]: 5).

Terakhir yang menghalangi manusia dari petunjuk adalah SETAN. Dari sudut pandang Alquran, para setan (iblis dan pengikutnya) adalah entitas nyata yang selalu berusaha menyesatkan dan mendorong manusia ke jurang keburukan.

Firman Allah SWT, ”Iblis menjawab, karena Engkau telah menghukum saya karena tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang, dari kanan dan dari kiri. Dan Engkau tidak mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (QS Al-A’raf [7]: 16-17).

Iblis merealisasikan cita-citanya lewat hawa nafsu dan keteperdayaan manusia akan kehidupan dunia semata. Maka, siapa yang terlena dengan kehidupan dunia, kita tahu dengan siapa dia akan berkumpul nantinya di akhirat. Naudzu billahi min zalik.

***

Keluarga Sakinah: Tips Agar Disayang Mertua



Pernikahan tidak hanya melibatkan relasi suami dan istri saja sich. Lebih dari itu, pernikahan juga melibatkan dua keluarga besar. Bagi sebagian pasangan, hubungan antara menantu dengan mertua sering kali menjadi pemicu timbulnya konflik kehidupan rumah tangga. Dan biasanya, pertikaian itu terjadi antara pihak istri dan mertuanya.
Dengan demikian, diperlukan berbagai tindakan teknis yang membantu Anda untuk menjalani relasi harmonis dengan orangtua suami alias mertua. Dalam bukunya berjudul “Kaifa Tushbihina Zaujatan Rumansiyyah,” Wafaa‘ Muhammad menuliskan beberapa pesan yang bisa membuat keluarga suami sayang kepada Anda. Di antaranya:

1. Hormatilah orangtua suami dan juga orangtua istri, bicaralah dengan lembut dan penuh cinta. Perlakukanlah orangtua suami-istri Anda seperti ibu dan ayah Anda sendiri. Pun demikian, perlakukanlah saudara-saudara suami-istri selayaknya saudara-saudara Anda.

2. Ciumlah pipi ayah dan ibu suami-istri anda, setiap kali Anda ‘sungkem’ kepada mereka berdua. Kemudian tanyakan dengan antusias keadaan mereka.

3. Biasakanlah untuk memberi hadiah kepada mereka berdua. Bawalah bingkisan makanan atau bingkisan lainnya setiap kali Anda datang ke rumah mertua Anda. Ini mengingat, hadiah memiliki dampak yang hebat secara psikologis. Tak heran jika Rasulullah SAW bersabda, “Saling memberi hadiahlah, pastinya kalian saling mencintai.”

4. Ketika sedang berkumpul bersama, berilah tempat terbaik untuk mertua Anda, tersenyumlah dan buatlah mereka merasakan senyaman mungkin.

5. Berikanlah motivasi suami Anda untuk berbakti, memuliakan, dan membahagiakan orangtuanya. Dan ingatkan hak-hak ibunya atas dirinya.


6. Jika Anda dan suami berencana untuk bepergian, ada baiknya Anda menawarkan suami Anda untuk mengajak orangtuanya. Tentunya, ajaklah sesekali saja, bukan terus-menerus.

7. Beri jaminan kepada suami bahwa Anda tidak akan marah jika dia menyanjung ayah dan ibunya di hadapan Anda, atau jika dia mendahulukan sesuatu untuk mereka berdua daripada Anda.

8. Undanglah ayah dan ibu mertua untuk datang ke rumah Anda, sehingga akan tercipta kebersamaan dan kedekatan antara Anda dengan mereka.

9. Jika ayah dan ibu mertua Anda telah lanjut usia, Anda harus membantu memelihara dan merawat keduanya.

10. Jadikanlah sikap mudah memaafkan dan lapang dada sebagai brand Anda, dan jangan mencari-cari dosa atau kesalahan ayah dan ibu mertua.

11. Sering-seringlah telepon kepada mereka jika tidak bertemu, tanyakanlah keadaan mereka selama kamu tidak mengunjungi mereka.

12. Lakukan kegiatan bersama. Misalnya makan malam bersama di luar, berkebun, atau apa saja, sehingga muncul kedekatan dan rasa saling memerlukan. Jika rasa saling memerlukan sudah dimiliki, maka akan timbul rasa saling menghormati. Apalagi jika menantu dan mertua memiliki hobi yang sama. Yang penting adalah sikap bisa menerima kekurangan dan kelebihan salah satu pihak.

13. Jika mertua curhat, dengarkanlah semua keluhan dan ceritanya, karena kisah perjalanan hidup mereka akan berguna nantinya buat kamu saat usia kamu seusia dengannya.

14. Jika Anda tidak cocok dengan pendapat atau cerita mertua, janganlah sesekali Anda sesekali memotong atau menyela omongan mertua sebelum mereka selesai bercerita.

Demikianlah, jika Anda bisa melakoni semua tips-tips teknis di atas, maka kecintaan ayah dan mertua kepada Anda akan bertambah. Jika demikian, tentunya kecintaan suami kepada Anda pun semakin bertambah pula. Dan bahkan ayah serta ibu mertua bisa menjadi sahabat yang mengasyikkan dan sangat membantu kehidupan rumah tangga.

Namun apabila orangtua suami-istri anda dan keluarganya berlaku tidak baik kepada Anda, maka bersabarlah dan doakan mereka agar mendapatkan petunjuk. Insya Allah mereka akan berubah jika melihat akhlak mulia dan karakter baik pada diri Anda.

*Hukum Chatting (Ngobrol) Antar Lawan Jenis Via Internet*



oleh : Ummu Zidan Al Fathi II

Penanya: Aku adalah seorang pemuda. Aku punya hobi ngenet (main internet) dan chatting (ngobrol). Aku hampir tidak pernah chatting dengan wanita. Jika terpaksa aku chatting dengan wanita maka aku tidaklah berbicara kecuali dalam hal yang baik-baik.

Kurang dari setahun lalu ada seorang gadis yang mengajak aku chatting lalu meminta no HP-ku. Aku katakan bahwa aku tidak mau menggunakan hp dan aku tidak ingin membuat Allah murka kepadaku.

Dia lalu mengatakan, “Engkau adalah seorang pemuda yang sopan dan berakhlak mulia. Aku akan bahagia jika kita bisa berkomunikasi secara langsung”. Kukatakan kepadanya, “Maaf aku tidak mau menggunakan HP”. Kemudian dia berkata dengan nada kesal, “Terserah kamu kalo gitu”.

Selama beberapa bulan kami hanya berhubungan melalui chatting. Suatu ketika dia mengatakan, “Aku ingin no HP-mu”. “Bukankah dulu sudah pernah kukatakan kepadamu bahwa aku tidak mau menggunakan HP”, jawabku. Dia lalu berjanji tidak akan menghubungiku kecuali ada hal yang mendesak. Kalau demikian aku sepakat.

Setelah itu selama tiga bulan dia tidak pernah menghubungiku. Akupun berdoa agar Allah menjadikannya bersama hamba-hamba-Nya yang shalih.

Tak lama kemudian ada seorang gadis kurang lebih berusia 16 tahun yang berakhlak dan sangat sopan menghubungi no HP-ku. Dia berkata dalam telepon, “Apa benar engkau bernama A?”. “Benar, apa yang bisa kubantu”, tanyaku. Dia mengatakan, “Fulanah, yaitu gadis yang telah kukenal via chatting, nitip salam untukmu”. “Salam kembali untuknya. Mengapa tidak dia sendiri yang menghubungiku?”, tanyaku. “Telepon rumahnya diawasi ketat oleh orang tuanya”, jawabnya.

Setelah orang tuanya kembali memberi kelonggaran, dia kembali menghubungiku. Kukatakan kepadanya, “Jangan sering telepon” namun dia selalu saja menghubungiku. Akan tetapi pembicaraan kami sebatas hal-hal yang baik-baik. Kami saling mengingatkan untuk melaksanakan shalat, puasa dan shalat malam.

Setelah beberapa waktu lamanya, dia berterus terang kalau dia jatuh cinta kepadaku dan aku sendiri juga sangat mencintainya. Aku juga berharap bisa menikahinya sesuai dengan ajaran Allah dan rasul-Nya karena dia adalah seorang gadis yang berakhlak, beradab dan taat beragama setelah aku tahu secara pasti bahwa aku adalah orang yang pertama kali melamarnya via telepon.

Akan tetapi empat bulan yang lewat, ayahnya memaksanya untuk menikah dengan saudara sepupunya sendiri karena ayahnya marah dengannya. Inilah awal masalah. Aku mulai sulit tidur. Kukatakan kepadanya, “Serahkan urusan kita kepada Allah. Kita tidak boleh menentang takdir”. Namun dia meski sudah menikah tetap saja menghubungiku. Kukatakan kepadanya, “Haram bagimu untuk menghubungiku karena engkau sudah menjadi istri seseorang”.

Yang jadi permasalahan, bolehkah dia menghubungiku via HP sedangkan dia telah menjadi istri seseorang? Allah-lah yang menjadi saksi bahwa pembicaraanku dengannya sebatas hal yang baik-baik. Kami saling mengingatkan untuk menambah ketaatan terlebih lagi ayahnya memaksanya untuk menikah dengan dengan lelaki yang tidak dia cintai.

Jawab:
Saling menelepon antar lawan jenis itu tidaklah diperbolehkan secara mutlak baik pihak wanita sudah bersuami maupun belum. Bahkan ini adalah tipu daya Iblis.

Engkau katakan bahwa tidak ada hubungan antaramu dengan dia selain saling menasehati dan mengajak untuk melakukan amal shalih. Perhatikan bagaimana masalah cinta dan yang lainnya menyusup melalui hal ini. Bukankah engkau tadi mengatakan bahwa engkau mencintainya dan diapun mencintaimu sedangkan katamu topik pembicaraanmu hanya seputar amal shalih? Kami tahu sendiri beberapa pemuda yang semula sangat taat beragama berubah menjadi menyimpang gara-gara hal ini.

Wahai saudaraku bertakwalah kepada Allah. Jauhilah perkara ini. Cara-cara seperti ini lebih berbahaya dari pada cara-cara orang fasik yang secara terang-terangan ngobrol dengan perempuan dengan tujuan-tujuan yang tidak terpuji. Mereka sadar bahwa yang mereka lakukan adalah sebuah maksiat. Sadar bahwa perkara itu adalah keliru merupakan awal langkah untuk memperbaiki diri.
Sedangkan dirimu tidak demikian bahkan bisa jadi engkau menganggapnya sebagai sebuah ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah kutinggalkan suatu ujian yang lebih berat bagi laki-laki melebihi wanita” (HR Bukhari no 4808 dan Muslim no 2740 dari Usamah bin Zaid).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِى إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِى النِّسَاءِ

“Sesungguhnya awal kebinasaan Bani Israil adalah disebabkan masalah wanita” (HR Muslim no 7124 dari Abu Sa’id Al Khudry).

Perempuan yang mengajakmu ngobrol dengan berbagai obrolan ini padahal tidak ada hubungan kekerabatan antara dirimu dengannya adalah suatu yang haram. Hati-hatilah dengan cara-cara seperti ini. Semoga Allah menjadikanmu sebagai salah seorang hamba-Nya yang shalih.

Tanya: Sekiranya jawaban terhadap pertanyaan di atas adalah tidak boleh apakah boleh dia mengajakku ngobrol via chatting?

Jawab:
Wahai saudaraku, hal ini tidaklah dibolehkan. Hubunganmu dengannya semula adalah chatting lalu berkembang menjadi komunikasi langsung via telepon dan puncaknya adalah ungkapan cinta. Apakah hanya akan berhenti di sini?
Semua hal ini adalah tipu daya Iblis untuk menjerumuskan kaum muslimin dalam hal-hal yang haram. Bersyukurlah kepada Allah karena Dia masih menyelamatkanmu. Bertakwalah kepada Allah, jangan ulangi lagi baik dengan perempuan tersebut ataupun dengan yang lain.

Tanya: Apa hukum seorang laki-laki yang chatting dengan seorang perempuan via internet dan yang dibicarakan adalah hal yang baik-baik?
Jawab:
Tidak ada seorangpun yang bisa mengeluarkan fatwa yang bersifat umum untuk permasalahan semisal ini karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan masak-masak. Fatwa yang bisa saya sampaikan kepadamu adalah obrolan dengan lawan jenis yang semisal kau lakukan adalah tidak diperbolehkan. Bukti nyata untuk hal ini adalah apa yang engkau ceritakan sendiri bahwa hubunganmu dengan perempuan tersebut terus berkembang ke arah yang terlarang.

(Dinukil dan diterjemahkan dari Majmu Fatawa Al Adab karya Nashir bin Hamd Al Fahd).

WANITA YANG BERPAKAIAN TAPI TELANJANG , SADARLAH...


..
oleh : Ummu Zidan Al Fathi II

Saat ini sangat berbeda dengan beberapa tahun silam. Sekarang para wanita sudah banyak yang mulai membuka aurat. Bukan hanya kepala yang dibuka atau telapak kaki, yang di mana kedua bagian ini wajib ditutupi. Namun, sekarang ini sudah banyak yang berani membuka paha dengan memakai celana atau rok setinggi betis. Ya Allah, kepada Engkaulah kami mengadu, melihat kondisi zaman yang semakin rusak ini. Kami tidak tahu beberapa tahun mendatang, mungkin kondisinya akan semakin parah dan lebih parah dari saat ini. Mungkin beberapa tahun lagi, berpakaian ala barat yang transparan dan sangat memamerkan aurat akan menjadi budaya kaum muslimin. Semoga Allah melindungi keluarga kita dan generasi kaum muslimin dari musibah ini.

Tanda Benarnya Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Hadits ini merupakan tanda mukjizat kenabian. Kedua golongan ini sudah ada di zaman kita saat ini. Hadits ini sangat mencela dua golongan semacam ini. Kerusakan seperti ini tidak muncul di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena sucinya zaman beliau, namun kerusakan ini baru terjadi setelah masa beliau hidup (Lihat Syarh Muslim, 9/240 dan Faidul Qodir, 4/275). Wahai Rabbku. Dan zaman ini lebih nyata lagi terjadi dan kerusakannya lebih parah.

Saudariku, pahamilah makna ‘kasiyatun ‘ariyatun’

An Nawawi dalam Syarh Muslim ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan bahwa ada beberapa makna kasiyatun ‘ariyatun.

Makna pertama: wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya.

Makna kedua: wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

Makna ketiga: wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

Makna keempat: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

Pengertian yang disampaikan An Nawawi di atas, ada yang bermakna konkrit dan ada yang bermakna maknawi (abstrak). Begitu pula dijelaskan oleh ulama lainnya sebagai berikut.
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Muslimah, 125-126)

Al Munawi dalam Faidul Qodir mengatakan mengenai makna kasiyatun ‘ariyatun, “Senyatanya memang wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya dia telanjang. Karena wanita tersebut mengenakan pakaian yang tipis sehingga dapat menampakkan kulitnya. Makna lainnya adalah dia menampakkan perhiasannya, namun tidak mau mengenakan pakaian takwa. Makna lainnya adalah dia mendapatkan nikmat, namun enggan untuk bersyukur pada Allah. Makna lainnya lagi adalah dia berpakaian, namun kosong dari amalan kebaikan. Makna lainnya lagi adalah dia menutup sebagian badannya, namun dia membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutupi) untuk menampakkan keindahan dirinya.” (Faidul Qodir, 4/275)

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ibnul Jauziy. Beliau mengatakan bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna.

Pertama: wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang.

Kedua: wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang.

Ketiga: wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya. (Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, 1/1031)

Kesimpulannya adalah kasiyatun ‘ariyat dapat kita maknakan: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup.

Tidakkah Engkau Takut dengan Ancaman Ini

Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Memakaian pakaian tetapi sebenarnya telanjang, dikatakan oleh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”
Perhatikanlah saudariku, ancaman ini bukanlah ancaman biasa. Perkara ini bukan perkara sepele. Dosanya bukan hanya dosa kecil. Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas. Wanita seperti ini dikatakan tidak akan masuk surga dan bau surga saja tidak akan dicium. Tidakkah kita takut dengan ancaman seperti ini?

An Nawawi rahimahullah menjelaskan maksud sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘wanita tersebut tidak akan masuk surga’. Inti dari penjelasan beliau rahimahullah:
Jika wanita tersebut menghalalkan perbuatan ini yang sebenarnya haram dan dia pun sudah mengetahui keharaman hal ini, namun masih menganggap halal untuk membuka anggota tubuhnya yang wajib ditutup (atau menghalalkan memakai pakaian yang tipis), maka wanita seperti ini kafir, kekal dalam neraka dan dia tidak akan masuk surga selamanya.
Dapat kita maknakan juga bahwa wanita seperti ini tidak akan masuk surga untuk pertama kalinya. Jika memang dia ahlu tauhid, dia nantinya juga akan masuk surga. Wallahu Ta’ala a’lam. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

Jika ancaman ini telah jelas, lalu kenapa sebagian wanita masih membuka auratnya di khalayak ramai dengan memakai rok hanya setinggi betis? Kenapa mereka begitu senangnya memamerkan paha di depan orang lain? Kenapa mereka masih senang memperlihatkan rambut yang wajib ditutupi? Kenapa mereka masih menampakkan telapak kaki yang juga harus ditutupi? Kenapa pula masih memperlihatkan leher?!

Sadarlah, wahai saudariku! Bangkitlah dari kemalasanmu! Taatilah Allah dan Rasul-Nya! Mulailah dari sekarang untuk merubah diri menjadi yang lebih baik ....

20 Cara Membahagiakan Suami Anda


1. Anda adalah sekuntum mawar yang sedang bersinar di rumah Anda. Buatlah disaat suami Anda masuk ke rumah, dia merasa bahawa kecantikan dan keharuman mawar tersebut, tidak bukan dan tidak lain hanyalah untuknya seorang.

2. Bagaimana caranya agar suami Anda itu boleh merasa tenteram dan nyaman, baik dengan perbuatan ataupun dengan kata-kata ? Hal itulah yang secara terus menerus Anda selalu usahakan untuk suami Anda. Untuk kesempurnaannya, lakukan itu dengan sepenuh jiwa.

3. Bersopan dan penuh perhatianlah Anda ketika berbincang-bincang, jauhkanlah perdebatan dan hindarkan sikap keras kepala untuk mengemukakan pendapat Anda.

4. Pahami kebenaran dan keindahan prinsip-prinsip Islam di balik kelebihan sang suami terhadap Anda selaku istri, yang memang terkait dengan kodrat seorang wanita, dan janganlah hal ini dianggap sebagai sesuatu yang dzolim (penindasan).

5. Lembutkanlah suara Anda ketika berbicara dengan suami dan pastikan suara Anda tidak meninggi pada saat dia bersama Anda.

6. Pastikan Anda bangun pada malam hari untuk melakukan sholat malam secara rutin, hal ini akan membawa kecerahan dan kebahagiaan pada perkawinan Anda, sungguh mengingat Allah SWT akan membawa ketenangan pada hati Anda.

7. Bersikaplah diam ketika suami Anda sedang marah dan jangan tidur kecuali dia mengizinkannya.

8. Berdirilah dekat suami Anda ketika dia sedang memakai baju dan sepatunya.

9. Layanlah suami Anda sehingga merasa bahawa Anda menginginkan suami untuk mengenakan baju yang Anda pilih untuk dia, sebaik-baiknya anda yang memilih baju untuk suami Anda.

10. Anda harus sensitif dan memahami keperluan suami Anda, untuk menjadikan pernikahan Anda menjadi yang terbaik tanpa membuang waktu Anda yang banyak.

11. Ketika ada perselisihan pendapat, hendaknya Anda tidak menunggu agar suami meminta ma’af kepada Anda (jangan jadikan hal ini sebagai satu keperluan utama atau syarat terpenting pada diri Anda) kecuali kalau suami Anda secara sadar mengakui kesalahanya.

12. Perbaikilahlah penampilan dan pakaian suami Anda, biarpun kelihatannya suami Anda malas untuk memperbetulkan dan memakainya, tapi yakinlah bahwa dia akan menyukainya sebagaimana sahabat-sahabatnya juga akan menyukainya.

13. Kalau boleh Anda jangan selalu mengharapkan suami Anda untuk memulakan hubungan seks, sekali-sekala biarlah Anda yang memulakanya lebih dulu, pada waktu yang sesuai.

14. Di malam hari, jadilah seperti pengantin baru buat suami Anda, janganlah Anda terlena tidur lebih dulu dari suami, kecuali dalam suasana sangat perlu.

15. Janganlah menunggu atau mengharapkan balasan dari semua perbuatan dan kebaikan dari suami Anda, kebanyakan suami sentiasa sibuk dalam kerjayanya, memang suami mudah lupa untuk menghargai kebaikan anda, atau secara tidak sengaja lupa untuk menyampaikan penghargaan yang semestinya kepada Anda.

16. Hendaknya berbuat sesuai dengan keadaan dan kemampuan keuangan yang ada dan jangan meminta sesuatu yang berlebihan dan mahal.

17. Ketika suami Anda baru pulang dari perjalanan yang jauh dan lama ataupun agak jauh dari tempat kediaman anda, sambutlah dia dengan wajah yang ceria dan tunjukkanlah bahawa Anda sangat merindukan kedatangannya.

18. Ingatlah selalu bahawa semasa suami ada dan kewujudan suami adalah salah satu kemudahan mendekatkan diri Anda kepada Allah SWT.

19. Pastikan Anda untuk selalu memperbaharui dan merubah bentuk penampilan Anda, sebagai tanda dan ucapan kasih Anda menyambut suami tercinta.

20. Ketika suami meminta sesuatu untuk melakukan hal-hal tertentu, maka pastikan Anda melakukannya dengan sempurna dan sepenuh hati, jangan sampai Anda merasa enggan dan tidak bersemangat.

SELAMAT MENCOBA ^^

HADIAH FIQIH PENYEJUK KALBU



Kisah nyata pasien kanker Rahim yang tersentuh kalbunya saat membaca sebuah buku fiqih wanita hadiah seorang sahabat dari bandung.Meninggalkan penderitaannya saat mendekap buku fiqih wanita tsb.semoga ada ibrah yang bisa di petik..)

Bolehkah saya bertanya lagi Dok?Satu pertanyaan saja untuk kali ini”pintanya sambil memegangi tanganku seolah tak mau melepaskanku pergi.
Kuanggukan kepalaku…(lanjutan dari edisi ke 1)

“Apakah dokter Ndre tidak merasa panas dan gerah berpakaian spt itu?apalagi summer season lagi..
“Maksudmu?

“Dokter memakai berlapis-lapis baju…panjang-panjang lagi ditambah kepala ditutup dengan kain yang sangat lebar.Cuma bagian wajah dan tangan saja yang kelihatan.Wajah juga memakai masker…
jadi tiap saat kelihatannya cuma kerlip mata dan dahi saja dari wajahmu.
Seharusnya orang yang wajib pakai tutup kepala itu seperti saya Dok
Biar bisa nutupin kepala yang gundul.
Emang kepala dokter gundul juga ya seperti saya?”

Aku tertawa dengan pernyataannya yang polos dan lugas.
“Rambutku tidak gundul malah panjang sebatas pinggang.Pakaian yang kukenakan ini namanya JILBAB.

Memakai jilbab itu wajib hukumnya bagi kaum muslimah.ada Firman Allah swt yang berbunyi:

“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.”
(Q.S. Al-Ahzab: 59)

Nach..kalau ingin tahu Firman Allah ttg JILBAB yg barusan saya bacain tsb ada dalam kitab suci al Qur’an yang sedang kau pegang itu.
Coba buka QS.Al-Ahzab.”uraiku hati-hati..

“Emang manfaatnya JILBAB untuk wanita moslem apasaja?Tidak semata2x Tuhanmu mewajibkan kpd kalian kalau tak banyak manfaatnya.Kalau sekedar untuk menjaga diri agar tidak diganggu orang lain kan sudah ada polisi juga ada hukum yang berlaku.

“Manfaat pemakaian jilbab itu banyak diantaranya..
a. Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)
b. Terhindar dari pelecehan
c. Memelihara kecemburuan laki-laki
d. Akan seperti bidadari surga
e. Mencegah penyakit kanker kulit
f. Memperlambat gejala penuaan

Jilbab tidak sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.
Demikianlah Allah memberi kasih sayangnya kepada wanita melalui syariat islam yang sempurna.”panjang lebar kuterangkan kepadanya.

“Wah…dugaan saya salah ya Dok.Ternyata banyak banget manfaatnya memakai pakaian jilbab itu.Tuhanmu ternyata sangat sayang ya kepada orang moslem.
boleh nggak kalau saya juga memakai pakaian bernama Jilbab itu?

“Tentu saja boleh…apalagi kalau dirimu bersedia memeluk Islam sebagai agamamu.Islam itu indah lho..

“Tapi bagaimana saya memeluk Islam kalau saya tak tahu menahu apa itu Islam dsb?

“Nach..pelajari saja dulu kitab suci Al Qur’an yang sedang kau pegang ini.Baca2x disaat dirimu tidak lelah.Tentang buku Fiqih Wanita akan saya translate lalu print buatmu…tidak sekaligus..secara perlahan.
its oke for you?
------------------------
Hari demi hari berlalu…Tiap saat dia berusaha menemuiku dengan berbagai alasan.Aku berusaha menepati janjiku kepadanya.Seandainya diriku berhalangan tak masuk kerja maka kutitipkan catatan2x fiqih via sahabatku dr.Calvin atau Sara lam.

“Dok..bolehkah buku Fiqih Wanita ini buat saya?sekalian saya belajar bahasa Indonesianya.”pintanya tiba2x mendatangiku saat lunch timesku.

“Isinya bagus Dok…saya menyukainya…!
Kutatap bola matanya…sinar mata yang mulai redup namun berusaha tetap bersinar demi hidupnya…

“hmm…gimana ya?Saya Cuma punya satu buku Fiqih wanita…Cuma itu.Saya pernah coba nyari di toko2x buku di Hkg nyari buku spt itu tapi susah.mungkin akan saya hubungi sahabat saya lagi di Bdg biar dikirimin terutama yang ada versi englishnya.
Jadi utk sementara gimana kalau dirimu meminjam saja dl nanti kalau ada yang baru saya berikan buatmu.?

Ada nada kecewa mendengar penjelasanku.
“Dok..terima kasih ya atas budi baikmu.Maafkan saya jika sering ganggu dirimu.Saya sudah pelajari al qur’anmu tapi baru seperempatnya.
Kalau saya sudah selesai pelajari al qur’an-mu…mau nggak bimbing saya masuk Islam?

“What??oh..tentu..tentu…insyaAllah saya bantu bersama dengan dr.Meywa.Tapi ingat lho…masuk islam itu tanpa paksaan harus dgn nurani sdr!”seruku kaget

“Tidak Dok…saya tidak merasa terpaksa…justru saya mulai tertarik untuk mempelajari islam.Saya sangat tertarik mempelajari Fiqih Wanita ini Dok…
islam ternyata indah dan lembut.Sangat melindungi wanita juga dalam berbagai asfek kehidupan…

______________

“Kemana pasien no 21 B?Koq sekarang penghuninya seorang nenek?

“Maksud Dokter pasien bernama miss Chan?”Suster Choi balik tanya..
Kuanggukan kepalaku.
“Dia sudah pulang bersama keluarganya Dok!”
“emangnya sudah sembuh total?Bukankah Radiotherapy-nya masih 5x lagi?Siapa yang ngizinin dia pulang?”tanyaku kaget.

“Hm…2 hari yang lalu saat dokter Ndre masih cuti …miss Chan mengalami pendarahan yang hebat pada pagi harinya.Malamnya saat kami mau memberikan Chemotherapy…dia sudah tak bernyawa.
Kami fikir miss Chan sedang membaca buku dan ketiduran..tetapi ternyata dia sudah tak bernyawa”Jelas suster Choi hati-hati

“Buku?Buku apa?”tanyaku penasaran
“Saya tak tahu buku apa itu.Bahasanya aneh dan tulisannya banyak yang keriting.tapi kalau tak salah Dokter sering baca buku itu! Warnanya merah kecoklatan gitu!”

Deg…jantungku berdegup keras.Aku mengenalnya.Ya….Fiqih Wanita!
buku yang dipintanya 2 minggu yang lalu namun belum kuizinkan.
“Dimana buku itu?
“Saya simpan di ruang kerjamu,dok…berikut surat darinya”
_______________
Sahabatku dr.Ndrea..
Senang sekali rasanya menjadi bagian dari kehidupanmu walaupun hanya sebatas salah satu dari pasienmu.
kain putih yang kau kenakan rupanya tak membuat jurang dengan disekelilingmu.

Terima kasih telah diizinkan membaca buku2xmu yang indah terutama FIQIH WANITA.Keindahannya membuka kalbu dan nuraniku untuk makin mengenal sang pencipta khususnya dunia Islam.
Islam ternyata sangat lembut.selembut rengkuhannya terhadap umatnya terutama kaum wanita.
Ingin rasanya saya menjadi bagian dari MUSLIMAH …
masih adakah waktu untukku???

------------------

Ada tetesan dingin menggeliat dalam hatiku.sesaat membekukan aliran darahku dan menghangatkan genangan air mataku.
Entah sampai kapan diriku harus terus menerus ditinggalkan oleh mereka satu persatu kala keakaban mulai terjalin indah.
Mungkin ini sudah jalan_Nya merangkai pertemuan di ujung maut yang setiap saat mengintainya…

Emily Chan…
Ketika kutatap matamu…
Dirimu balik menatapku dengan tajam
Kita saling pandang seolah bicara lewat mata…
berfikir sama tentang sesuatu….

Terkadang kufikir mungkin diriku sangat menakutkanmu
Menatap wajahmu yang makin tirus..
tatapan matamu yang mulai redup…
Tubuhmu yang makin kering tak berdaya
Melawan ganasnya kankermu…

Senyummu…tawamu..
Tinggallah sebuah memori
Suaramu dan kepribadianmu…
Terekam kuat dalam benakku…

Emily…
Kulihat banyak tangisan yang keluar untukmu…
bagaikan tumpahan air hujan ke bumi
Namun kutahu…
Kebahagiaan sekarang menemanimu
Sebab rasa sakitmu telah pergi.

Jujur…kubelum siap to say goodbye..
begitu singkat pertemuan kita…
namun kanker rahimmu merenggutmu
Bagaikan sayatan pisau dihatimu…
bagaikan peluru di otakmu..

Emily Chan…
Although your away physically
You’re always in my heart
*****************

Do’a Mohon Dimasukkan Al Jannah dan Dijauhkan dari An Naar


Do’a Mohon Dimasukkan Al Jannah dan Dijauhkan dari An Naar
(Sebuah Renungan Malam)

Diriwayatkan dari Ummul Mukminin ‘Aisyah, bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berdo’a:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا يُقَرِّبُ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ, وَأَعُوذُبِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا يُقَرِّبُ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu al jannah (surga) beserta segala sesuatu yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan, dan aku berlindung kepada-Mu dari an nar (neraka) beserta segala sesuatu yang bisa mendekatkan kepadanya dari perkataan dan perbuatan”.
(HR. Ahmad, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no.1542)

**********************

Ya Allah....
Pemilik segenap makhluq...
Pemilik anugrah dan kebaikan...
Walaupun diriku seorang yang bergelimang dengan dosa...
Namun izinkan diriku tuk mengangkat sebuah harapan kepada_Mu...

Tatkala hati ini telah membatu dan sempit segala jalanku...
Kuberharap pengampunan_Mu sebagai tangga bagi jalanku...

Ya Rabb_ku....Pemilik pintu PENGAMPUNAN...
Kusadari dosaku teramatlah besar kepada_Mu...
Namun kuyakini...
Tatkala dosa-dosa tsb dibandingkan dengan pintu maaf_Mu....
Ternyata maaf-MU jauh lebih besar....
Engkau MAHA PEMAAF dosa...
Pemberi DERMA dan MAAF sbg nikmat dan kemuliaan...

Kalaupun Engkau memaafkan diriku....
Maka Engkau telah memaafkan seorang hamba yang congkak...dzolim...yg masih terus berbuat dosa...

Andaikan Engkau menyiksaku dan memasukan diriku ke jahanam lantaran dosaku...
Kuberharap diriku tidak berputus asa...
Dosaku sangatlah besar...dari dulu hingga sekarang...
Namun pintu maaf_Mu...lebih tinggi dan lebih besar...
Ampunilah semua dosa-dosaku...ya Rabb...

Ya Allah....
Tetesan air yang bening ini jadikan symbol penyesalanku...
Ingin kurengkuh Engkau selamanya dalam hatiku...
Menapaki lorong-lorong kehidupan dengan Nur Illahi_Mu...
Menghambakan diri kepada_Mu sebagai makhluk ciptaan_Mu...

Wahai Zat yang membolak balikkan hati...
Tetapkan hatiku dalam Dien_Mu...

Aamiin Allahumma aamiin
**********************
Andrealica Nhordeeniz

9 Kiat Agar Bersabar


9 Kiat Agar Bersabar
oleh : Ummu zidan Al Fathi II

Ketika sabar diperintahkan Allah kepada kita semua, maka Diapun adakan sebab-sebab yang membantu dan memudahkan seseorang untuk sabar. Demikian juga tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali membantu dan mengadakan sebab-sebab yang memudahkan dan membantu pelaksanaannya sebagaimana Ia tidak mentaqdirkan adanya penyakit kecuali menetapkan obatnya. Sabar walaupun sulit dan tidak disukai jiwa, apalagi bila disebabkan kelakuan dan tindakan orang lain. Akan tetapi kesabaran harus ada dan diwujudkan.
Ada beberapa kiat yang dapat membantu kita dalam bersabar dengan ketiga jenisnya, diantaranya:

1. Mengetahui tabiat kehidupan dunia dan kesulitan dan kesusahan yang ada disana, sebab manusia memang diciptakan berada dalam susah payah, sebagaimana firman Allah (yang artinya): “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah“. (QS. Al Balad: 4)

2. Beriman bahwa dunia seluruhnya adalah milik Allah dan Dia memberinya kepada orang yang Dia sukai dan menahannya dari orang yang disukaiNya juga.

3. Mengetahui besarnya balasan dan pahala atas kesabaran tersebut. Diantaranya:
a. Mendapatkan pertolongan Allah, sebagaimana firmanNya (yang artinya): “Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al Baqarah: 249)

b. Mendapatkan shalawat, rahmat dan petunjuk Allah, sebagaimana firmanNya (yang artinya): “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:”Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al Baqarah: 155-157)

c. Sabar adalah kunci kesuksesan seorang hamba, sebagaimana dijelaskan Allah dalam firmanNya (yang artinya): “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”. (QS. Al Imran: 200).

4. Yakin dan percaya akan mendapatkan pemecahan dan kemudahan sebab Allah telah menjadikan dua kemudahan dalam satu kesulitan sebagai rahmat dariNya. Inilah yang difirmankan Allah (yang artinya): “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS. Al Insyirah: 5-6)

5. Memohon pertolongan kepada Allah dan berlindung kepadaNya, karena Allah satu-satunya yang dapat memberikan kemudahan dan kesabaran,

6. Beriman kepada ketetapan dan takdir Allah dengan meyakini semuanya yang terjadi sudah merupakan suratan takdir. Sehingga dapat bersabar menghadapi musibah yang ada.

7. Ikhlas dan mengharapkan keridhoan Allah dalam bersabar. Hal ini dijelaskan Allah dalam firmanNya (yang artinya): “Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Rabbnya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)” (QS.Al Ra’d :22)

8. Mengetahui kebaikan dan manfaat yang ada dalam perintah dan keburukan yang ada dalam larangan. Ibnul Qayyim menyatakan: “Apabila seorang mengetahui kebaikan yang ada pada amalan yang diperintahkan dan akibat buruk dan kejelekan yang ada pada amalan yang dilarang sebagaimana mestinya, kemudian ditambah dengan tekad kuat dan motivasi tinggi serta harga diri maka insya Allah akan dapat bersabar dan semua kesulitan dan kesusahan menjadi mudah baginya”.

9. Menguatkan faktor pendukung agama dalam setiap kali menghadapi perintah, larangan dan musibah yang ada. Hal ini dapat dilakukan dengan empat perkara:

a. Mengagungkan Allah yang maha mendengar dan melihat. Seorang yang senantiasa ada di hatinya pengagungan terhadap Allah, tentunya dapat bersabar dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan. Bagaimana Dzat yang maha agung dimaksiati padahal Dia maha melihat dan mendengar?

b. Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, sehingga ia melaksanakan perintah dan meninggalkan kemaksiatan karena mencintai Allah. Demikian juga akan bersabar atas ujian kekasihnya. Hal ini disebabkan orang yang mencintai tentu akan menaati kekasihnya dan tidak ingin dimurkai serta dapat menahan diri atas semua ujian yang diberikan kepadanya.

c. Menampakkan dan mengingat nikmat dan kebaikan Allah, sebab orang yang mulia tidak akan membalas kebaikan orang lain dengan kejelekan. Oleh karena itu mengingat nikmat dan karunia Allah dapat mencegah seseorang dari bermaksiat karena malu denganNya dan memotivasi melaksanakan perintahNya serta merasa semua musibah yang menimpanya merupakan kebaikan yang Allah karuniakan kepadanya.

d. Mengingat kemarahan, kemurkaan dan balasan Allah, karena Allah akan marah bila hambaNya dan bila murka tidak ada seorangpun yang dapat menahan amarahNya. Sehingga dengan melihat sepuluh kiat dari kiat-kiat bersabar dalam tiga jenis kesabaran ini, mudah-mudahan dapat menjadikan diri kita termasuk orang-orang yang bersabar.

Kesenanganku: Bisa Makan Bersama Suamiku


Kesenanganku: Bisa Makan Bersama Suamiku
oleh : Ummu Zidan Al Fathi II

Bila waktu makan tiba…
Aku senang kalau aku bisa makan bersama-sama suamiku ketika itu.
Kalau suamiku sedang ada urusan, aku senang bila ia mengabarkan bahwa ia akan terlambat pulang dan aku disuruhnya makan duluan.
Tapi… kalau aku sih tidak akan makan sampai suamiku pulang, kecuali dia memaksa dan aku juga sudah kelaperan.

Kalau suamiku sudah makan di luar, aku senang bila ia membawakanku makanan seperti yang ia makan tadi.
Kalau suamiku tidak membawakannya, aku juga senang karena yang penting dia sudah kenyang.
Kalau suamiku ternyata belum makan, sebenarnya aku akan merasa kesal karena mengkhawatirkan kesehatannya,
Tapi aku senang… karena aku jadi bisa makan bersama-sama suamiku di rumah.

Kalau hari itu aku sedang tidak memasak, aku senang bila suamiku menawarkan untuk membeli makanan di luar.
Kalau suamiku tidak menawarkannya, aku senang bila ia setuju untuk memakan makanan apa saja yang ada di rumah.

Kalau makanan yang terhidang itu adalah makanan kesukaannya, aku senang memberi suamiku bagian yang lebih banyak.
Kalau dia menyisakannya untukku, aku senang karena dia masih mengingatku ketika sedang makan enak.
Kalau pun tidak, aku senang karena aku tahu dia pasti senang bisa menikmati makanan kesukaannya sampai habis.

Kalau makanan itu adalah masakanku, aku senang bila harus tersipu karena pujiannya.
Kalau saat itu hanya cukup untuk satu porsi, aku senang bisa mengatakan, “untuk abang saja, muti udah makan tadi.” walaupun sebenarnya aku belum makan.
Kalau saat itu aku memang tidak lapar, aku akan duduk di seberang suamiku dan menunggunya sampai selesai makan,
Tapi seringnya suamiku tidak tinggal diam, dan aku senang kalau suamiku mengajakku duduk di dekatnya dan kami makan bersama-sama.

***

Suatu hari suamiku mengatakan: “Nabi –shallallahu’alayhi wasallam- bersabda: barangsiapa yang punya makanan hari ini, maka ia seperti memiliki dunia dan seisinya…” [1]

Subhanallah, pantas saja aku senang bisa makan bersama suamiku… bahkan memiliki makanan untuk suatu hari seperti memiliki dunia dan seisinya, apalagi bila ketika makan itu adalah bersama suami tercinta…



Footnote:
[1] Hadits hasan, riwayat Imam At Tirmidzi (no 2346), Ibnu Majah (no 4141) dan Al Bukhari dalam Adabul Mufrad (no 300), artinya: “Siapa saja di antara kalian yang merasa aman di tempat tinggalnya, diberikan kesehatan pada badannya, dan ia memiliki makanan untuk harinya itu, maka seolah-olah ia telah memiliki dunia seluruhnya.”

HANYA ALLAH TUMPUAN KITA

HANYA ALLAH TUMPUAN KITA

Alangkah susahnya mendidik hati...
Sedangkan ia adalah pandangan Allah...
Menjadi wadah rebutan malaikat & syaitan...

Alangkah susahnya mendidik hati...
Bila dipuji bongkahan sombong mengisi diri...
Bila diuji pencaci dibenci...
Hingga gelora dendam sampai mati...


Didiklah hati...
Menuju jalan kebenaran...
Demi mencari ridha Illahi...

Allahu ma'i, Allahu nazirun ilayya, Allahu syahidi...
Manusia adalah insan kerdil yg cenderung melakukan kesilapan,

Berdampinglah dirimu ...
Dgn insan-insan yang mampu menasihatimu
Kala dirimu melakukan kesalahan,
Serta insan yang mampu menerima teguran...
Kala dia melakukan kesilapan.....
Ingatlah...
manusia itu diciptakan untuk saling memerlukan antara satu sama lain..

Sahabat hati..
Jika hari ini diriku terlalu gembira..
Sadarkanlah diriku dengan amaran-amaran Allah..
Jika diriku bersedih tanpa kata...
Bujuklah diriku dengan tarbiyah Pencipta..

Kumohon sahabat hati...
Jika diriku lemah tak berdaya..
Ingatkanlah diriku dengan kehebatan Syurga..
Jika antara kita ada tembok yang memisah...
Ajaklah diriku untuk mendamaikannya..

Sahabat hati..
Jika pernah hatimu terluka disebabkan diriku...
Sadarkanlah diriku untuk segera mengubahnya..
Dan jika esok kuterlena tanpa terjaga..
Iringilah lenaku dengan kalungan doa..

Sahabat hati...
Ingatlah, Dalam kita melangkah...
Terkadang di uji dgn ujian yg terasa berat hingga kita terduduk & menangis...
Perihnya terasa...seolah menusuk jantung hati..

Tapi ketahuilah & renungilah kembali ke dalam diri masing-masing...
Mungkin air mata itu hadir disebabkan Allah menginginkan kita merajut kembali..
Mungkin karena sejarah iman yg kian terkoyak
Lantaran ada langkah-langkah yg tersasar dari keikhlasan...
Semoga kita tabah & ditetapkan iman...

Ya Allah...
Sesungguhnya karena Engkaulah kami di sini....
Dan hanya kepada Mu lah kami Kembali,
Maka, Bila tiba saatnya nanti...
Hingga tiba detik itu....
Ku memohon agar Engkau pelihara diri kami semua...
Dari dashyatnya azab_Mu...
Dan kumpulkanlah kami dalam harumnya Firdaus_MU....

Aamiin Allahumma aamiin
Semoga ukhwah sentiasa dipeliharaNya..
******************

*♥♥10 karakter Muslim/Muslimah sejati ini dirumuskan oleh Hasan Al Banna•*♥♥

♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥
•*♥♥10 karakter Muslim/Muslimah sejati ini dirumuskan oleh Hasan Al Banna•*♥♥
✿◕♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥¸.... ¸.•´¨) ¸.•*¨)♥


1) Salimul Aqidah, Bersih Akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari lubang syirik.

2) Shahihul Ibadah, Benar Ibadahnya menurut AlQur'an dan Assunnah serta terjauh dari segala Bid'ah yang dapat menyesatkannya.

3) Matinul Khuluq, Mulia Akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang menawan dan dapat meyakinkan kepada semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).

4) Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya sehingga dapat mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah/titipan dari Alloh SWT.

5) Mutsaqoful Fikri, Luas wawasan berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan yang terjadi disekitarnya.

6) Qodirun 'alal Kasbi, Mampu berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mau bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya.

7) Mujahidun linafsihi, Bersungguh sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimalkan setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang lain.

8) Haritsun 'ala waqtihi, Efisien dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang kita gunakan selama hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh SWT.

9) Munazhom Fii Su'unihi, Tertata dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik dengan cara yang baik.

10) Naafi'un Li Ghairihi, Bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain.


Mudah-mudahan dengan kesepuluh karakter yang dikemukakan diatas menjadikan kita termotivasi untuk dapat merealisasikannya dalam diri kita.Amin.

*♥*•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•. ♥♥~*♥**♥*~♥♥ .•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•*♥*
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥
`•.¸.•´ ♥♥.........¸.•´
Semoga bermanfaat...
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khair

DARI KU UNTUK SUAMI KU


DARI KU UNTUK SUAMI KU
( curahan hati ana )
oleh : Ummu Zidan Al Fathi II

Wahai suamiku…,
kutulis surat ini dengan kehangatan cinta dan kasih sayang kepadamu. Semoga Allah senantiasa menjaga kita.
Wahai Suamiku, engkau adalah pemimpin rumah tangga kita, aturlah kami dengan aturan Allah, pimpinlah kami untuk taat kepada-Nya, bimbinglah kami terhadap apa yang maslahat (baik) untuk kami. Insya Allah engkau akan mendapatiku dan anak-anak menghormatimu, memuliakanmu dan taat kepadamu. Itulah kewajiban sebagai seorang yang dipimpin kepada yang memimpin.
Allah Ta’aalaa berfirman :
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.” (Qs. an-Nisa’:34)

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ وَاللهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Qs. al-Baqarah : 228)

Wahai suamiku,
engkau adalah anugerah dan kenikmatan yang besar yang Allah karuniakan kepadaku. Ketika banyak para wanita yang belum menikah, Allah mengaruniakanku seorang suami shalih -Insya Allah- seperti dirimu. Ketika banyak dari para wanita yang mempunyai suami yang tidak memperhatikan agama istrinya, Allah memberikanku seorang suami yang selalu menyemangatiku untuk hadir ke majelis-majelis ilmu. Ketika banyak suami yang acuh-tak-acuh dengan perbuatan-perbuatan istrinya yang salah, Allah memberikan kepadaku seorang suami yang selalu menasehatiku. Ketika banyak suami yang tak peduli halal dan haram ketika ia mencari rezeki, Allah memberikan kepadaku seorang suami yang merasa cukup dengan yang halal. Banyak lagi kebaikan dan keutamaanmu, apakah pantas bagiku untuk tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat dirimu, apakah pantas bagiku untuk tidak berterima kasih kepadamu dengan segala kebaikanmu, kasih sayangmu, perhatianmu, jerih payahmu untuk diriku…
Allah Ta’aala berfirman :

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Allah mema’lumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya adzab-Ku sagat pedih.” (Qs. Ibrahim : 7)

Dan dalam sebuah hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Aku melihat neraka dan aku melihat sebagian besar penduduknya adalah kaum wanita. Mereka (para sahabat) bertanya, ‘Mengapa demikian wahai Rasulullah?

يكفرن العشير ويكفرن الإلحسان, لو أحسنت الى إحداهن الدهر, ثم رأت منك شيأ قالت : ما رأيت منك خير قط

Mereka mendurhakai suami dan mengingkari kebaikannya. Sekiranya seorang dari mereka engkau perlakukan dengan baik sepanjang masa, lalu ia melihat sesuatu (kesalahan) darimu, ia akan berkata, ‘Aku tidak pernah melihat satu pun kebaikan darimu selama ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wahai suamiku, segala puji bagi Allah sematalah kemudian karena sebab pendidikan orang tuaku yang baik, yang telah mempersiapkan dan mendidikku untuk menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik, sehingga aku sadar bahwasanya pernikahan bukanlah surga yang tak ada problema, kesusahan dan kesulitan. Dan juga bukanlah neraka yang ada hanya kesusahan dan kesengsaraan. Semoga dengan sebab itu aku lebih siap dan tegar jika kesusahan, kesulitan datang menerpa. Wahai suamiku, Insya Allah engkau akan mendapatiku menjadi pendamping yang kokoh dalam mengarungi kehidupan rumah tangga ini, hanya kepada Allahlah aku memohon pertolongan.

Allah Ta’aala berfirman :
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“ Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (Qs. al-Fatihah : 5)

Wahai suamiku,
keinginanmu agar aku dekat dengan orang tuamu, akupun menginginkan hal yang demikian. Orang tuamu adalah orang tuaku juga. Dan aku ingin engkau tetap berbakti, melayani dan memberikan perhatian yang besar kepadanya walaupun engkau sudah menikah. Insya Allah aku akan membantumu untuk hal itu.

Allah Ta’alaa berfirman :
وَاعْبُدُوا اللهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“ Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua (ibu dan bapak).” (Qs. an-Nisa’ : 36)

Wahai suamiku,
banyak hal yang tidak diperhatikan oleh sebagian istri tentang perkara-perkara yang membuat suaminya senang dan menghindari sesuatu yang membuat suaminya tidak suka. Di antaranya tampil apa adanya di depan suaminya, tidak mau berdandan dan mempercantik diri. Wahai suamiku, katakanlah kepadaku apa yang membuat dirimu senang sehingga aku berusaha untuk melakukannya dan katakanlah sesuatu yang membuatmu benci sehingga aku menjauhinya.

Dan dalam sebuah hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
خير النساء التي تسره إذا نظر إليها و تطيعه اذا أمر ولا تخالفه في نفسها ولا مالها بما يكرها

“ Sebaik-baik istri adalah yang menyenangkan suami apabila ia melihatnya, mentaati apabila suami menyuruhnya, dan tidak menyelisihi atas dirinya dan hartanya dengan apa yang tidak disukai suaminya.” (HR. ath-Thabrani dari ‘Abdullah bin Salam, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Wahai suamiku,
sungguh sebuah keburukan kalau aku tidak bisa menerima kekurangan dirimu di mana kelebihanmu tak sebanding dengan kekuranganmu. Padahal aku tahu tak ada seorang yang sempurna. Apakah pantas aku bersikap seperti itu, sedangkan engkau ridha dan bershabar dengan berbagai kekurangan diriku.
Wahai suamiku, ketika aku merasa lelah dalam mengurus pekerjaan rumah, aku teringat kisahnya seorang wanita yang mulia, pemimpin wanita di surga yang merasa keletihan ketika ia mengerjakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Seorang wanita shalihah yang memiliki jiwa yang mulia, hati yang bersih dan akal yang terbimbing oleh syari’at yang agung. Semoga aku bisa meneladani keshabaran Fathimah putrinya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, bukan malah meneladani wanita yang akalnya menjadi tempat sampah pemikiran barat yang menamakan dirinya Feminisme.

“ Suatu ketika Fathimah mengeluh kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam atas kelelahan yang ia rasakan sebab ia menarik alat penggiling hingga berbekas di kedua tangannya, menimba air dengan qirbah (tempat air pada masa itu) hingga qirbah membekas di lehernya, dan menyalakan api di tungku hingga mengotori pakaiannya. Itu semua terasa berat baginya. Lalu apa tanggapan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang hal itu? Beliau menasehati Fathimah dan Ali bin Abi Thalib agar bertasbih sebanyak 33 kali, bertahmid 33 kali dan bertakbir 33 kali setiap hendak tidur . Beliau bersabda kepada keduanya bahwa itu semua lebih baik dari pembantu (yang Fathimah minta –ed).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wahai suamiku,
seharusnya setiap istri sadar, termasuk diriku. Bahwa setiap suami mempunyai posisi dan status sosial yang berbeda. Ada di antara suami yang sangat dibutuhkan oleh keluarganya. Ada juga seorang suami yang memiliki kedudukan yang penting sehingga sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Ada juga seorang suami yang menjadi seorang da’i sehingga sangat dibutuhkan oleh ummat. Seharusnya setiap istri memperhatikan hal ini. Jika dia seorang suami yang sangat dibutuhkan keluarganya maka bantulah ia, dan relakanlah sendainya hak waktumu sedikit terkurangi. Bukan malah menghalangi dari keluarganya. Kalau dia seorang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat atau ummat, maka bantulah ia, semangatilah ia dan berilah nasehat untuk ikhlas dalam melayani ummat dan bershabar atas mereka. Bukan malah bertindak seperti anak kecil yang merongrong suaminya hanya karena dia tidak selalu berada di sisinya. Atau sesekali ketika lagi bersendau gurau denganmu ia mengangkat telpon untuk sekedar memberikan nasehat atau saran kepada ummat. Wahai suamiku, semoga aku bisa memperhatikan hal ini. Dan aku pun sadar hakku telah kau tunaikan dengan baik.

Wahai suamiku,
aku teringat sebuah ayat yang seharusnya membuatku untuk berfikir dan merenungi sejauh mana aku merealisasikan ayat ini atau malah sebaliknya.

Allah Ta’aala berfirman :
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى

“ Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa.” (Qs. al-Maidah : 2)
Ya Allah, jadikanlah aku istri shalihah yang membantu suamiku untuk taat kepada-Mu, berdakwah di jalan-Mu dan melakukan berbagai amalan kebaikan bukan malah sebaliknya menjadi fitnah baginya.

Allah Ta’aala berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ

“ Wahai orang-orang yang beriman, ‘Sesungguhnya di antara istri-itrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (Qs. at-Taghabun : 14)

Wahai suamiku,
rezeki yang halal sudah sangat cukup bagiku. Nafkah yang kau berikan kepadaku sebagai bentuk tanggungjawabmu sebagai seorang suami sangatlah besar walaupun menurut sebagian orang dinilai kecil. Keindahan dan kebahagian hidup ini adalah ketika kita bisa bersyukur dan hidup dengan qana’ah. Ya Allah, aku berlindung kepadamu menjadi istri yang tidak pandai bersyukur yang bisanya hanya menuntut, terlebih lagi menjadi sebab suaminya mengambil yang haram.

Dan dalam sebuah hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قد أفلح من اسلم ورزق كفا, وقنعه الله بما آتاه

“Sungguh beruntung orang yang masuk Islam, rezekinya cukup dan Allah memberikan kepuasan atas apa yang telah dikaruniakan kepadanya.“ (HR. Muslim dari ‘Abdullah bin Amr bin al-Ash)

Dan dalam hadits yang lain Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من يستعفف يعفه الله ومن يستغن يغنه الله

“Barangsiapa yang menjaga kehormatan dirinya, maka Allah menjaga dirinya dan barang siapa yang merasa cukup, maka Allah akan memberi kecukupan baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

لا ينظر الله الى امراة لا تشكر لزوجها وهي لا تستغني عنه

“Allah tidak akan melihat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya, dan dia selalu menuntut (tidak pernah merasa cukup/qana’ah).” (HR. an-Nasa’i, al-Baihaqi, at-Tirmidzi dan ia berkata hadits ini sanadnya shahih dan disepakati oleh adz-Dzahabi dari ‘Abdullah bin ‘Amr)

Wahai suamiku,
perkenankanlah aku untuk meminta maaf atas kekurangan dalam melayanimu. Karena itulah adalah tugas dan kewajibanku. Hanya kepada Allah-lah aku memohon pertolongan untuk taat dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada suamiku.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
اذا الصلت المراة خمسها, وصامت شهرها, وحصنت فرجها, وأطاعت بعلها, دخلت من أي أبواب الجنة شاءت

“Apabila seorang istri mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (HR. Ibnu Hibban dari Abu HurairahRadiyallaahu ‘anhu)

Wahai suamiku,
maklumilah kalau engkau melihat diriku cemburu kepadamu karena inilah tabiat seorang wanita, disamping aku sangat mencintaimu. Ibunya kaum mukminin pun merasakan cemburu di hatinya, ketika ia berkata, “Aku tidak pernah merasa cemburu kepada salah seorang istri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam seperti cemburuku kepada Khadijah, disebabkan seringnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyebut namanya dan sanjungan beliau kepadanya.” (HR. Bukhari). Insya Allah, kecemburuanku adalah kecemburuan yang wajar yang merupakan tabiat seorang wanita, bukan kecemburuan yang menghalangi suaminya untuk taat kepada Allah, atau kecemburuan yang menjadi sebab suaminya terjatuh kepada yang haram, atau bukan kecemburuan yang menghalangi suaminya untuk mengambil haknya untuk berpoligami. Tidak wahai suamiku…!!. Sungguh aku bukan seorang istri yang merampas hak suaminya dengan menghalanginya untuk berpoligami, jika memang dia menginginkan dan mampu untuk hal itu. Tetapi, aku -Insya Allah- seorang istri yang berusaha meneladani para istri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, istri para istri shahabat dan para istri shalihah yang memegang teguh syari’at ini termasuk syari’at poligami.

Allah Subhaanahu wa ta’aala berfirman :
فَانكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً

“Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja.“ (Qs. an-Nisa’ : 3)

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالًا مُبِينًا

“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. al-Ahdzab : 36)

Wahai suamiku,
anak-anak kita adalah buah hati kita, buah cinta kita. Karunia yang Allah karuniakan kepada kita, sekaligus merupakan amanah yang Allah amanahkan kepada kita. Insya Allah, aku akan mendidiknya dengan pendidikan yang baik, dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Aku akan mendidiknya untuk mentauhidkan Allah, aku akan mendidiknya agar taat kepada Allah dan Rasul-Nya, aku akan mendidiknya agar berbakti kepada orangtuanya. Semoga Allah mengkaruniakan anak yang shalih dan shalihah kepada kita. Amiin.

Sebagaimana Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman :
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

“Ya Rabbku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar do’a.” (Qs. Ali Imran : 38)

Wahai suamiku,
tentu sebagai seorang muslimah aku mendambakan surga Allah dan khawatir terhadap neraka-Nya. Aku sering teringat sebuah hadits di mana Rasulullahshallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
فانظري أين أنت منه, فإنما هو جنتك ونارك

“Perhatikanlah posisimu terhadap suamimu sebab dia adalah surgamu dan nerakamu.”(HR. Ahmad dan al-Hakim dan selainnya, ia menyatakan hadits shahih dan disetujui oleh Imam adz-Dzahabi)

Dan di antara jalan menuju surga adalah dengan mentaatimu.
Sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
اذا الصلت المراة خمسها, وصامت شهرها, وحصنت فرجها, وأطاعت بعلها, دخلت من أي أبواب الجنة شاءت

“Apabila seorang istri mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (HR. Ibnu Hibban dari Abu HurairahRadiyallahu ‘anhu)
Dan sebaliknya di antara jalan menuju neraka adalah bersikap nusyuz kepadamu, durhaka dan tidak taat kepadamu. Wahai suamiku, Insya Allah aku akan selalu taat dan berbuat baik kepadamu dengan menjaga kehormatanku, menjaga diriku dari menyakitimu, tidak lalai melayanimu, tidak menggambarkan sosok wanita di hadapanmu, tidak keluar rumah tanpa seizinmu, tidak menyebarkan problema rumah tangga kepada orang lain dan tidak menolak ketika engkau mengajakku berhubungan.

Sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
اثان لا تجاوز صلاتهما رءوسهما عبد ابق من مواليه حتى يرجع ومرأة عصت زوجها حتى ترجع

“Ada dua orang yang mana shalat mereka tidak naik melewati kepala mereka ; yakni seorang budak yang lari dari majikannya hingga kembali kepadanya, dan seorang istri yang bermaksiat kepada suaminya hingga ia kembali taat.” (HR. ath-Thabarani, al-Hakim dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani di dalam ash-Shahihah dari ‘Abdullah bin Amr al-Ash Radiyallahu ‘anhu)
إذا دعا الرجل امرأته إلى فراشه فأبت أن تجيء لعنتها الملا ئكة حتى تصبح

“Apabila seorang laki-laki memanggil istrinya di ranjang (untuk berhubungan –ed) lalu istrinya enggan untuk datang, maka para malaikat akan melaknatnya hingga (waktu) shubuh.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu)

Wahai suamiku,
aku mencintai dan menyayangimu, dekaplah aku di kehangatan cinta dan kasih sayangmu, belailah aku di kelembutan perhatianmu, hiburlah aku di canda dan tawamu semoga Allah melanggengkan rumah tangga kita dan mengumpulkan kita di dalam surga-Nya.