Senin, 27 Juni 2011

*******....UNGKAPAN CINTA .....******

♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥

*******....UNGKAPAN CINTA .....******
...
♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥


Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis?


ketika kita membayangkan? Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.


Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita,

kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang

dinamakan Cinta.


Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin

kita tinggalkan, tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan

awal suatu kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,

mereka yang tersakiti, mereka yang telah dan tengah mencari, dan

mereka yang telah mencoba.


Karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang

telah menyentuh kehidupan mereka.


Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih

peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu

masih menunggunya dengan setia.



Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa

tersenyum dan berkata 'aku turut berbahagia untukmu'.


Apabila cinta tidak bertemu, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali

ke alam bebas lagi, kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan cinta

dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati kamu tidak perlu mati

bersama cinta itu.


Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan

keinginannya, melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh,

entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar lebih banyak

tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya

ada, cintamu akan tetap dihatinya, sebagai penghargaan abadi atas

pilihan2 hidup yang telah kau buat.


Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata 'aku lupa..' Menunggu

selamanya ketika kamu berkata 'tunggu sebentar'. Tetap tinggal ketika

kamu berkata 'tinggalkan aku sendiri'.


Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata 'bolehkah

saya masuk?' Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila

ia berbuat kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.


Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu

mengerti, bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa,

bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan.


Lebih menyakitkan menangis dalam hati dari pada menangis tersedu atau

mengadu, air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang

tersembunyi menggoreskan luka dihatimu yang tidak akan pernah hilang.


Sayang dalam cinta, kita sangat jarang peduli, tapi ketika cinta itu

tulus, meskipun kau acuhkan, cinta tetap mulia, dan kamu seharusnya

berbahagia, hatimu dapat mencintai seseorang yang kau sayang.


Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai

seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan

karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila

kita melepaskannya.


Namun bila pun kau benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia,

bila dia tak membalasmu, barangkali dia tengah ragu dan mencari,

jangan percaya bahwa melepaskan berarti kamu benar2 mencintai tanpa

suatu balasan, mengapa tak berjuang demi cintamu? mungkin itulah cinta

sejatimu.


Kadang kala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak

pernah menyatakan cinta padamu, karena kau takut berpaling dan memberi

jarak, dan bila ia suatu saat pergi, kau akan menyadari ia adalah

cinta yang tidak kamu sadari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar